Syarat dan Cara Daftar CPNS 2019 Kementrian Pertahanan, Lengkap

Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI resmi mengumumkan pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melalui situs resmi Kementerian Pertahanan pada Jumat (1/11/2019).

Dikutip dari situs tersebut, unit kerja yang mendapatkan alokasi formasi (alokasi penempatan) Satuan Kerja dan Sub Satuan Kerja Unit Organisasi Kementerian Pertahanan, Mabes TNI, TNI-AD, TNI-AL, dan TNI-AU.

Jumlah semua alokasi formasi di semua unit tersebut adalah sebanyak 552. Denga rincian, 216 di Unit Organisasi Kementerian Pertahanan; 104 posisi di Unit Organisasi Mabes TNI; 105 di Unit Organisasi TNI AD; 13 di Unit Organisasi TNI AL, dan 114 untuk Unit Organisasi TNI AU.

 

Kebutuhan dari setiap jabatan diperuntukkan bagi pelamar dengan kriteria khusus berikut:

Cumlaude yaitu pelamar lulusan terbaik yang berasal dari Perguruan Tinggi terakreditasi A dan Program Studi A pada saat lulus dan dibuktikan dengan keterangan lulus cumlaude/dengan pujian pada ijazah atau transkrip nilai.

Pelamar Disabilitas yang berkebutuhan khusus atau memiliki keterbatasan fisik dengan kriteria:

  • Mampu melihat, mendengar dan berbicara dengan baik
  • Bisa melakukan tugas seperti mengetik, menganalisa, memberikan buah pikiran dan berdiskusi
  • Bisa bergerak dengan menggunakan alat bantu ber jalan selain kursi roda
  • Calon pelamar dari penyandang disabilitas wajib melampirkan surat keterangan dokter yang menerangkan jenis/tingkat disabilitasnya

Panitia instansi wajib melakukan verifikasi persyaratan pendaftaran dengan mengundang calon pelamar untuk memastikan kesesuaian formasi dengan tingkat/jenis disabilitas yang disandang, pada kesempatan pertama di unit organisasi yang membutuhkan pelamar dari disabilitas

Putra/putri Papua dan Papua Barat adalah pelamar dengan kriteria berikut:

  • Menamatkan pendidikan yang sederajat di wilayah Papua dan Papua Barat
  • Garis keturunan orangtua (ayah & ibu kandung) asli Papua dan Papua Barat yang dibuktikan dengan Surat Akte Kelahiran Pelamar, Fotocopy KTP dan KTP serta Kartu Keluarga Ayah kandung, dan surat keterangan domisili surat keterangan dari Lurah/Kepala Desa.

Tenaga Pengamanan Siber (cyber security) adalah pelamar yang diperuntukkan bagi tenaga yang bertugas secara khusus dalam pencegahan dan pengamanan terhadap sumber daya telematika untuk mencegah terjadi kriminalitas di dunia siber (cyber crime) dengan kriteria:

  • Memiliki pengalaman paling sedikti dua tahun di bidang keamanan siber dibuktikan dengan sertifikat dari Lembaga internasional dan/atau nasional
  • Mempunyai skill atau keahlian di bidang keamanan cyber yang dibuktikan dengan sertifikat keahlian Adapun syarat-syarat pelamar, terdiri atas persyaratan umum dan persyaratan khusus yang dapat diakses pada halaman resmi Kementerian Pertahanan, kemhan.go.id

 

Pendaftaran dan upload dokumen syarat-syarat dilakukan secara online melalui halaman resmi  https://sscasn.bkn.go.id/ dengan menggunakan KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Berkas lamaran yang harus di upload adalah berupa scan asli berkas, sebagai berikut:

  • Surat lamaran ditulis tangan bermaterai Rp. 6.000,- dan ditandatangani dengan pena warna hitam.
  • Foto dengan ukuran 3 X 4  background atau latar belakang merah tanpa kacamata dan penutup kepala kecuali wanita hijab minimal data 120 kb dan maksimal 200 kb sebanyak 1 lembar.
  • Kartu Tanda Penduduk atau surat keterangan (SUKET) telah melakukan rekaman Kependudukan yang dikeluarkan DISDUKCAPIL serta Kartu Keluarga (KK).
  • Ijazah dan transkrip nilai, asli atau fotokopi dan telah dilegalisir stempel basah oleh pejabat berwenang sesuai kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan.
  • Surat Keterangan Akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
  • Pendaftar yang berasal dari tenaga kesehatan wajib melampirkan surat tanda registrasi (STR) definitif  dan bukan STR internship yang dikeluarkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) bagi formasi Dokter, Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia, untuk formasi Jabatan Kesehatan dan Komite Farmasi Indonesia (KFN) untuk formasi Apoteker.

Pelamar untuk formasi khusus Tenaga Pengamanan Siber (cyber security) harus melampirkan sertifikasi keahlian dibidang keamanan siber/keamanan jaringan dan komputer / hacking / malware / digital forensic / bahasa pemrograman / database administrator / sistem operasi linux serta surat keterangan berpengalaman dibidang kemanan siber minimal 2 (dua) tahun yang dibuktikan dari lembaga internasional dan/atau nasional dalam bentuk PDF kapasitas < 800 kb.

Selain semua dokumen tersebut, untuk pendaftar disabilitas diperlukan juga mengunggah surat keterangan dokter (SK) tentang jenis atau tingkat disabilitas dalam bentuk PDF kapasitas maximal < 300 kb.

Waktu pendaftaran dan upload dokumen persyaratan pada tanggal 11 November 2019 pukul 13.00 WIB, dan ditutup pada tanggal 20 November 2019 pukul 23.59 WIB.

Semua Pelamar yang lulus seleksi administrasi dapat mencetak kartu peserta ujian secara online melalui halaman https://sscasn.bkn.go.id.

Tahapan seleksi terdiri atas:

Seleksi Administrasi

(SKD) Seleksi Kompetensi Dasar, yang menggunakan Computer Assisted Test (CAT)

(SKB) Seleksi Kompetensi Bidang, yang meliputi SKB Jabatan oleh BKN dan SKB Instansi oleh Unit Organisasi yang terdiri atas kesehatan, psikologi, mental idiologi, dan kesegaran jasmani.